Social Commerce, Kelanjutan dari E-Commerce?

Jika ditilik dari konsep E-Commerce yang kurang lebihnya adalah melakukan proses transaksi barang secara online atara penjual dengan pembelinya. Maka tak heran jika saat ini banyak website jual-beli tersebut yang menawarkan beragam fitur untuk membuat costumer makin mudah berbelanja.

Keunggulan terbaik dari konsep belanja E-Commerce adalah tidak adanya batasan waktu dan ruang, karena seorang konsumen bisa lansung melihat katalog produk yang dijual sekaligus memesan di website cukup dari smartphone saja.

Ditambah dengan penggunaan hape yang sudah sangat biasa sekarang menjadikan semakin banyak orang yang melakukan segala sesuatu termasuk belanja produk atau aktifitas perbankan cukup dari smartphne saja.

Nah, dewasa ini semakin marak berlanjut dengan istilah social commerce dimana prinsipnya kurang lebih sama dengan E-Commerce secara jual beli berlangsung di dunia online, dan lebih spesifik ke arah penggunaan platform sosial media yang tentunya juga ada fasilitas toko online nya.

Mau tahu contohnya? Ini Dia:

Contoh dari penerapan konsel social commerce ini semisal anda menelusuri sebuah produk dan membandingkan di Facebook, lalu anda melakukan pembelian di website perusahaan produk tersebut atau langsung di platform FB nya.

Hal tersebut berlaku juga untuk platform sosial media yang lain seperti Instagram, Pinterest, Twitter, Youtube dll.

Terlebih dengan perkembangan sekarang, Facebook mulai memberikan konsep social commerce khusus bagi para pengguna nya.

Yakni fitur sosial media untuk memungkinkan perusahaan penyedia produk untuk membuat “Toko Online” di dalam platform Facebook, dengan dukungan messenger yang tentunya ada interaksi antara penjual dan pembeli (konsumen).

Dari gambaran diatas tentuya anda bakal memiliki gambaran bahwa di jaman sekarang dengan penggunaan media sosial, sebuah perusahaan atau bahkan setiap orang yang ingin menjual produknya bisa memanfaatkan platform tersebut sebagai salah satu cara paling efektif.

Gak percaya? Lihat saja sekarang pengguna sosial media di seluruh dunia terus naik pesat dan mereka hampir setiap saat membuka akun nya, sehingga dengan begitu penjual yang memanfaatkan platform sosial media dalam mempromosikan jualannya bisa dipastikan memperoleh calon konsumen yang luas.

inovasi social commerce

Terlebih lagi dengan adanya sosial media maka eksposure keberadaan produk atau jasa yang diberikan bisa berlpat ganda, seperti contoh apabila ada pelanggan yang berbagi pengalaman terbaik dengan produk anda di akun media sosialnya maka bisa menambah calon konsumen tertaget lainnya dari relasi konsumen tersebut.

Manfaat Social Commerce bagi Penjual

Untuk beberapa keuntungan yang kan didapatkan para penyedia jasa maupun produk yang menggunakan konsep terbaru ini, berikut adalah beberapa diantaranya:

Pertumbuhan jumlah calon konsumen potensial yang baik, karena adanya akun sosial media yang selalu baru dibuat.

Bisa lebih memfokuskan kepada pembinaan hubungan yang baik dengan pelanggan sebab arus pengunjung yang datang dari sosmed sangat ramai yang tentunya bisa membuat mereka bisa megupdate informasi terkini setiap membuka akun nya.

Loyalitas pelanggan akan meningkat pesat, karena dengan memberikan servis yang baik melalui pelayanan jasa dan produk yang dilakukan oleh perusahaan menjadikan proses pembelian produk berulang akan semakin sering karena pelanggan merasa puas.

Nah, itulah tadi beberapa hal yang perlu diketahu mengenai konsep E-Commerce dan social commerce dimana kedua hal tersebut bukanlah hal yang berbeda.

Sederhananya dengan perkembangan saat ini proses jual beli online yang tadinya melalui website dengan keterbatasan interaksi kini menjadi semakin mudah dan sosial dengan perkembangan terbaru adanya platform sosial media yang memungkinkan hal tersebut terjadi. Semoga bermanfaat!

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer