Blog Posts

Belanja Online ala Social Commerce

belanja online social commerce

Sebagai penggiat online tentunya anda pernah dengar istilah ecommerce, namun kalo social commerce apakah sudah pernah mendengarnya? Kalo belum bisa baca selengkapnya di artikel ini ya.

Sebelum memulai, saya ingin mengutip kata -kata salah seorang ahli marketing dan enterpreneur, Seth Godin, yang mengatakan bahwa media sosial dapat digunakan untuk membuat orang asing bisa jadi teman, teman jadi pelanggan kemudian pelanggan jadi penjual.

Pelanggan bisa jadi penjual produk yang anda miliki? Bisa saja loh. Dengan pendekatan social commerce sangat memungkinkan mereka juga jadi customer di sosial media (tanpa harus ke website).

Apa itu Social Commerce?

Pengertian dari istilah tersebut kurang lebih bisa diartikan sebagai usaha untuk membeli produk dari perusahaan pihak ketiga melalui sosial media yang dimiliki.

Sebagai contoh nih, semisal anda biasanya menggunakan akun media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram untuk berinteraksi nah ini bisa dipakai menelusuri sekaligus membandingkan produk dan dilanjutkan membelinya memalui platform media online tersebut.

Jika disederhanakan, social commerce memiliki definisi singkat pertemuan sosial media dengan aktifitas shopping (belanja) online.

Mengapa Social Commerce?

Berbeda dengan belanja secara offline yang memang memiliki pengalaman sosial dalam atifitas berbelanja, dengan social commerce membuat perngalaman tersebut sedikit kurang “sosial” terutama dalam hal tatap muka.

Namun demikian dengan tekonlogi dewasa ini, mulai dari smartphone, platform sosial media hingga melakukan belanja secara online pun mengubah konsep tersebut jadi lebih sosial.

Maka dari itu konsep belanja online dengan sosial ini merupakan sarana yang baru ada, dengan cakupan susunan dari beragam aspek pilihan aplikasi mobile, belanja yang terintegrasi dengan sosial media, hingga kelompok yang membeli.

social commerce berbeda

Kelanjutan Sosial Belanja Oline

Sudah banyak yang bilang bahwa sejak tahun 2016 sebagai eranya social commerce. Namun pertanyaan selanjutnya adalah apakah konsumen sudah siap dengan konsep perdagangan tersebut?

Sebab dari semua perimeter tersebut ada beberapa hal yang perlu disikapi dalam trend satu ini. Beberapa diantaranya adalah:

  • Gak semua orang mulai jual dengan konsep tersebut (belum jalan)
  • Belum ada yang bilang bahwa anda harus memulai aktifitas social commerce
  • Perlunya melakukan update, tentang tren yang ada serta fitur-fitur baru di platform dan tidak menutup dengan pembaharuan informasi lainnya yang terkait.
  • Kalo sudah mengiyakan untuk menjalankan konsep tersebut, sebaiknya segera lakukan riset supaya lebih paham target kosnumen seperti kesukaan hingga bagaimana langkah mereka membelinya.
  • Mulai membandingkan data calon pelanggan dari 2 data sosial media sehingga bisa memilih salah satu yang paling cocok. Agat optimal prosess social commerce anda.
  • Jika terlihat mulai prospektif lakukan scale up dengan beriklan agar bisa mendorong promosi ke arah yang lebih luas.

Nah, itulah tadi beberapa pengertian singkat mengenai konsep yang baru ini. Tentunya sebagai orang yang ingin belajar lebih dalam mengenai hal ini saya menyarankan untuk mengikuti workshop atau pelatihan yang khusus sekaligus mengupgrade kemampuan anda.

Sudah siap menjadi pebisnis handal di dunia social commerce? Mulailah dari sekarang dan rasakan lonjakan omset serta penghasilan anda akan lebih mudah didapatkan. Semangat berjuang!

Website ini Berjualan Herbal Premium Khusus Suami Istri

toko online khusus pasutri

Di zaman modern yang mana banyaknya penawaran suplemen beredar makin masif ternyata keberadaan obat herbal atau jamu masih memiliki pangsa pasar yang besar. Soalnya suplemen herbal dengan kandungan alami tersebut memiliki khasiat yang nyata.

Tingginya minat konsumen terhadap produk herbal juga dipengaruhi oleh tingkat kesadaran mereka yang mulai beralih kembali ke produk bahan dari alam, gak mau yang kimia-kimia lagi agar mendapatkan hasil baik serta alami.

Lagipula seiring dengan perkembangannya cara peyajian produk herbal juga sudah ikut berubah, dari yang semula harus diracik dulu seperti model mbak-mbak jamu gendong, kini sudah banyak ditawarkan dalam bentuk kapsul, pil, gel yang siap digunakan.

Tentunya dalam pengemasan produk-produk tersebut diimbangi dengan standar kualitas mutu dan higienisitas yang sesuai ketentuan sehingga akan menghasilkan produk mantab.

Mengapa Produk Herbal Pasutri Laris Manis?

Nah, salah satu herbal yang kerap diburu para pelanggan adalah produk untuk kesehatan suami istri, terutama untuk menunjang performa di atas tempat tidur.

produk pasutri laris manis

Karena tak bisa dipungkiri urusan yang satu ini banyak sekali permasalahnnya dan jika tak segera ditanggulangi akan menamba deretan masalah baru lainnya yang lebih buruk.

Terlebih ditambah lagi dengan adat budaya masyarakat Indonesia yang cenderung tabu untuk membicarakan hal tersebut menjadikan permasalahan di ranjang laksana fenomena gunung es.

Karena itu gak heran kan, alih-alih mengunjungi dokter terdekat untuk mengatasi mereka kebanyakan memilih membeli langsung produk herbal, dan kecenderungan sekarang adalah belanja online atau melalui situs social commerce.

Berangkat dari hal tersebut saya mencoba melakukan riset di Google.co.id, terkait ada tidaknya situs yang khusus menjual herbal khusus pasutri yang aman dan bisa dipercaya.

Website yang Menjual Produk Herbal Premium

Setelah beberapa waktu melaukan riset kecil-kecilan akhirnya saya mendapatkan sebuah website yang memang khusus berjualan produk premium untuk keharmonisan pasangan suami dan istri.

varian produk pasutri premium

Namanya www.Forediku.net, dan hal menarik yang saya lihat dari website ini adalah sistem ordernya yang begitu mudah dan cepat, tanpa perlu menunggu chat dengan Customer Servicenya.

Saya sempat mencoba order dengan menggunakan form order yang disediakan ternyata hanya memasukkan nama, alamat dan item pemesanan maka secara otomatis akan dipandu oleh sistem ordernya sehingga bagi mereka yang pengen langsung melakukan order bisa segera transfer dana tagihannya.

Hal menarik lainnya dari situs ini adalah tentang profil dan legalitas dari keagenan yang dimiliki memang benar-benar asli dari perusahaan yang bonfid di bidang penyediaan produk herbal khusus suami dan istri.

Kalo dari review singkat saya dari pencarian lanjutan mengenai informasi keseluruhan produk yang ditawarkan di website ini memang benar-benar premium dan gak sembarangan.

Varian Produk dari www.Forediku.net

Sebut saja dengan produk utama yang ditawarkan situs tersebut sesuai dengan namanya FOREDI, yang memiliki manfaat utama untuk menambah durasi seorang pria di atas ranjang agar bisa menikmati lebih lama lagi bersama pasangannya.

produk foredi gel

Selain itu ada Gasa Oil dan NF Vitamale khusus bagi pria dan bagi kebutuhan untuk wanita ada juga ditawarkan Ladyfem, Oris Cream, dan Tisu Manjakani yang kesemuanya memiliki manfaat masing-masing untuk kesehatan reproduksi.

Kepercayaan para pelanggan dari situs inipun semakin naik, dengan adanya beragam testimoni, pelayanan dari Customer Service yang baik dan juga tentunya kualitas produk yang ditawarkan.

Karena dari pengamatan saya, keseluruhan produk herbal yang ditawarkan Forediku.net tersebut sudah terdaftar resmi di BPOM dan malahan sebagian besar adalah rekomendasi lansung dari pakar kesehatan reproduksi Indonesia yang terkenal.

Kemudian dengan keberadaan Forediku.net ini, pelanggan bisa mendapatkan produk tersebut secara online dengan harga kompetitif dan privasi sangat terjaga, sesuai dengan prioritas pelayanan yang mereka berikan.

Btw, itulah tadi sekilas review pengamatan saya mengenai salah satu situs yang direkomendasikan untuk para pencari produk herbal premium khusus menambah keharmonisan suami istri secara online, karena belanja online saat ini sangatlah mudah bukan. Hanya tinggal mencari tempat jualan yang bisa dipercaya.

Social Commerce, Kelanjutan dari E-Commerce?

social commerce model baru

Jika ditilik dari konsep E-Commerce yang kurang lebihnya adalah melakukan proses transaksi barang secara online atara penjual dengan pembelinya. Maka tak heran jika saat ini banyak website jual-beli tersebut yang menawarkan beragam fitur untuk membuat costumer makin mudah berbelanja.

Keunggulan terbaik dari konsep belanja E-Commerce adalah tidak adanya batasan waktu dan ruang, karena seorang konsumen bisa lansung melihat katalog produk yang dijual sekaligus memesan di website cukup dari smartphone saja.

Ditambah dengan penggunaan hape yang sudah sangat biasa sekarang menjadikan semakin banyak orang yang melakukan segala sesuatu termasuk belanja produk atau aktifitas perbankan cukup dari smartphne saja.

Nah, dewasa ini semakin marak berlanjut dengan istilah social commerce dimana prinsipnya kurang lebih sama dengan E-Commerce secara jual beli berlangsung di dunia online, dan lebih spesifik ke arah penggunaan platform sosial media yang tentunya juga ada fasilitas toko online nya.

Mau tahu contohnya? Ini Dia:

Contoh dari penerapan konsel social commerce ini semisal anda menelusuri sebuah produk dan membandingkan di Facebook, lalu anda melakukan pembelian di website perusahaan produk tersebut atau langsung di platform FB nya.

Hal tersebut berlaku juga untuk platform sosial media yang lain seperti Instagram, Pinterest, Twitter, Youtube dll.

Terlebih dengan perkembangan sekarang, Facebook mulai memberikan konsep social commerce khusus bagi para pengguna nya.

Yakni fitur sosial media untuk memungkinkan perusahaan penyedia produk untuk membuat “Toko Online” di dalam platform Facebook, dengan dukungan messenger yang tentunya ada interaksi antara penjual dan pembeli (konsumen).

Dari gambaran diatas tentuya anda bakal memiliki gambaran bahwa di jaman sekarang dengan penggunaan media sosial, sebuah perusahaan atau bahkan setiap orang yang ingin menjual produknya bisa memanfaatkan platform tersebut sebagai salah satu cara paling efektif.

Gak percaya? Lihat saja sekarang pengguna sosial media di seluruh dunia terus naik pesat dan mereka hampir setiap saat membuka akun nya, sehingga dengan begitu penjual yang memanfaatkan platform sosial media dalam mempromosikan jualannya bisa dipastikan memperoleh calon konsumen yang luas.

inovasi social commerce

Terlebih lagi dengan adanya sosial media maka eksposure keberadaan produk atau jasa yang diberikan bisa berlpat ganda, seperti contoh apabila ada pelanggan yang berbagi pengalaman terbaik dengan produk anda di akun media sosialnya maka bisa menambah calon konsumen tertaget lainnya dari relasi konsumen tersebut.

Manfaat Social Commerce bagi Penjual

Untuk beberapa keuntungan yang kan didapatkan para penyedia jasa maupun produk yang menggunakan konsep terbaru ini, berikut adalah beberapa diantaranya:

Pertumbuhan jumlah calon konsumen potensial yang baik, karena adanya akun sosial media yang selalu baru dibuat.

Bisa lebih memfokuskan kepada pembinaan hubungan yang baik dengan pelanggan sebab arus pengunjung yang datang dari sosmed sangat ramai yang tentunya bisa membuat mereka bisa megupdate informasi terkini setiap membuka akun nya.

Loyalitas pelanggan akan meningkat pesat, karena dengan memberikan servis yang baik melalui pelayanan jasa dan produk yang dilakukan oleh perusahaan menjadikan proses pembelian produk berulang akan semakin sering karena pelanggan merasa puas.

Nah, itulah tadi beberapa hal yang perlu diketahu mengenai konsep E-Commerce dan social commerce dimana kedua hal tersebut bukanlah hal yang berbeda.

Sederhananya dengan perkembangan saat ini proses jual beli online yang tadinya melalui website dengan keterbatasan interaksi kini menjadi semakin mudah dan sosial dengan perkembangan terbaru adanya platform sosial media yang memungkinkan hal tersebut terjadi. Semoga bermanfaat!

Memahami Toko Online sebagai Konsep Belanja Modern

konsep toko online

Online shop atau orang-orang akrab menyebutnya online shop bukanlah jadi hal yang baru banget di Indonesia, pasalnya sekarang sudah makin banyak masyarakat yang memanfaatkan untuk berbelanja online melalui smarphone.

Prinsip dasar dari toko online ini adalah pembeli dan penjual tidak beratap muka langsung, yah walaupun sekarang sudah ada perkembangan ke social commerce yang melibatkan jaringan sosial media untuk bisa membuat trust lebih tinggi konsumen ke penjualnya.

Nah, dari situ ada kesepakatan untuk transaksi produk yang dijual sesuai yang ada pada display gambar website maupun platform online shio lainnya sehingga pembeli melakukan pembayaran dengan transfer dan penjual selanjutnya berkewajiban untuk mengirim barang ke alamat pemesan.

Mengenai cara pembayaran dengan order online seperti itu biasanya ada beberapa yang kerap dipakai, seperti transfer bank, menggunakan rekening bersama, jasa pengiriman uang online (seperti Paypal, biasanya untuk transaksi luar negeri), rekening bersama dan yang terakhir sedang populer COD (barang diterima baru bayar).

Namun begitu, dari sebuah penelitian yang masih umum dilakukan adalah melalui transfer bank terlebih sekarang sudah mulai ada layanan e-banking di smartphone yang bisa memudahkan transaksi dimana saja dan kapan saja.

Jenis Produk dan Tingkat Kepercayaan

Adapun produk-produk yang kerap terjadi untuk transaksi di online shop adalah  produk seperti fashion, elektronik, buku, travel booing, game, musik serta video.

Namun demikian dengan banyak ragamnya produk yang dijual membuat makin banyak pula penjual yang menawarkan barang dagangan sama, dengan harga lebih murah guna mengahadapi kompetisi.

Hal tersebut yang memicu adanya tingkat kepercayaan yang rendah dari sisi pembeli karena takut ditipu, dapat produk palsu atau bahkan barang tidak dikirim sama sekali.

tingkat trust online shop

Nah disitulah gunanya membangun brand dari sebuah bisnis agar calon konsumen bisa percaya dengan kredibilitas penjual sehingga mau melakukan transaksi atas produk yang ditawarkan.

Guna mengatasi hal tersebut, berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan oleh manajemen online shop agar faktor trustnya meningkat di mata pelanggan.

1) Info produk yang jelas

Konsumen ingin detil informasi sejelas-jelasnya mulai ukuran, warna, bahan dll karena mereka tidak bisa memegang secara langsung produknya.

2) Harga yang kompetitif

Karena secara online biasanya proses pembandingan harga akan lebih mudah semudah menggunakan tab pada browser. Maka dari itu memiliki harga yang kompetitif namun tidak murahan juga perlu jadi strategi.

3) Ekspedisi pengiriman

Untuk jasa yang dipakai sebagai pengiriman tentunya pilihlah yang sudah direkomendasikan, seperti JNE, POS Indonesia, JNE, J&T dll yang mana pelanggan bisa cek sendiri no resi nya agar bisa dilacak secara online.

4) Pakai kurir sendiri

Untuk pengiriman lokal, bisa juga menggunakan kurir sendiri sehinga bisa dilayani lebih baik lagi. Cover area nya semisal bisa dipakai JABODETABEK misalnya..

5) Pembayaran

Mengenai urusan pelunasan bisa menggunakan beberapa metode pembayaran, tentunya agar membuat konsumen semakin nyaman dan mudah memilih alternatif pilihan yang mereka kehendaki.

6) Pengemasan

Tak bisa dipungkiri lagi kalau yang namanya packaging ini merupakan salah salah satu ujung tombak dari sistem pemasaran yang efektif.

Biasanya aspek yang perlu diperhatikan adalah kemasannya, bisa dari kain, karus atau plastik. Usahakan ada identitas produk dan perusahaan agar selalu teirngat di benak konsumen.

Selain itu ada tag yang dipakai untuk memuat kode, harga serta identitas produk yang dilengkapi dengan contact person dari produsennya. Kemudian logo juga salah satu hal yang perlu dimuat dalam label.

7) Customer Service

CS juga salah satu pilar dalam menjaga hubungan baik dengan pelanggan, pasalnya jika pesanan barang yang dikirim oleh ekspedisi belum sampai ke alamat biasanya yang dihubungi pertama adalah customer service.

Menempatkan orang yang tepat untuk posisi Customer Service merupakan salah satu langkah penting bagi perusahaan.

Dengan makin mamhami tentang konsep toko online ini tentunya saya harap bis amenambah pengetahuan anda tentang bagaimana untuk bisa mencari online shop yang baik dan terpercaya.

Apalagi dengan perkembangannya yang dalam tahap social commerce, membuat calon pelanggan lebih mudah lagi mencarinya dengan melihat salah satu hal yang membuat kita tahu produsen tersebut bagus atau tidak, yaitu review pelanggan.

Social Commerce Motor Penggerak E-Commerce

ecommerce konvensional

E-Comemrce di Indonesia memang bisa dibilang tidak terlalu berkembang dibandingkan dengan negara maju lainnya seperti Amerika, karena ada beberapa faktor penghambat dimana perkembangannya tidak siginfikan seperti yang diharapkan.

Salah satu masalah utama adalah mengenai pembayaran secara online, kemudian yang kedua adalah maslaah pengiriman (logistik). Memang harus diakui bersama kedua hal tersebut memang belum bisa berjalan secara optimal sejak kemunculan pertama E-Commerce di Indonesia (sekitar tahun 2000 an) hingga kini.

Hal ini terbukti dari adanya proses E-Commerce di Indonesia yang belum benar-benar murni online karena adanya proses offline yang berperan seperti calon konsumen menelepon ke penjual, kemudian melakukan transfer lewat ATM atau transfer tunai.

Sudah banyak praktisi E-Commerce Indonesia yang sebenarnya mengusulkan agar kedua kendala tersebut segera teratasi denga bantuan dari pemerintah yang membuat infrastruktur dan regulasi agar proses transaksi online berlangsung aman dan lancar.

Meskipun dewasa ini sudah muncul beberapa payment gateway yang mempermudah proses pembayaran namun untuk proses logistik tentu saja masih ada kendala mengingat negara kita berbentuk kepulauan jadi masalah ongkir jadi salah satu yang sering menjadi keberatan pelanggan.,

Oleh sebab itu, toko online yang cukup sukses biasanya yang bisa menjawab kedua permasalahan tersebut dengan lebih baik, salah satu strateginya dengan memberikan diskon atau promo sehingga bisa ebih murah dari harga offline supaya menarik minat pembelian online.

Apa Itu Social Commerce?

Berbeda dengan negara maju dimana transaksi online sudah menjadi kebiasaaan solid, di Indonesia transaksi via online masih menjadi sebuah tantangan sendiri baik bagi penjual maupun pembeli.

Di sisi penjual, kendalanya seperti yang sudah disebutkan sedangkan di sisi pembeli kendalanya adalah masih adanya penjual “nakal” yang memiliki niat menipu sehingga merugikan serta mencoreng transaksi online sebagai bentuk jual beli yang tidak aman.

Karena itu hadirlah social commerce sebagai salah satu solusi dari hal tersebut karena memungkinkan konsumen dengan penjualnya berinteraksi terlebih dulu di platform sosial media sehingga lebih meningkatkan kenyamanan sebelum bertransaksi.

Dengan model “sosial” seperti ini, maka kemungkinan kedua kendala dalam E-Commerce bisa teratasi baik, tidak ada nya hambatan bagi konsumen dalam membayar produk plus ongkirnya karena ada faktor Trust yang diberikan penjual sebagai hasil dari interaksi sosial tersebut.

Motor e-Commerce

Dengan berjalan seperti itu, bagaimanapun sudah terjadi transaksi dan itu merupakan salah satu strategi penjualan, tanpa melihat apakah sesuai dengan persyaratan E-Commerce yang murni (transaksi lewat web) atau tidak.

Tentunya yang jauh lebih penting adalah pelanggan sudah merasa nyaman dan mau membeli secara online di website-website E-commerce.

Itulah mengapa menurut saya social commerce ini menjadi motor penggerak pertumbuhan E-Commerce di Indonesia.

Bisa dibilang, trend nya berkebalikan dengan yang di negara maju, dimana di negara Indonesia ini pertumbuhan pesat diawali dengan social commerce yang diharapkan ke depannya menjadi percepatan perkembangan E-Commerce Indonesia.

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah para pelaku tersebut bisa untuk melewati tantangan dengan bentuk audience masyarakat Indonesia yang seperti ini?

Nanti kita bisa tunggu perkembangannya beberapa tahun lagi, karena saat ini juga semakin banyak fitur dan fasilitas yang sangat mendukung proses jual beli online menjadi makin mudah baik dari segi platform, pembayaran serta diharapkan ke depan logistik pengiriman juga makin ramah terhadap transaksi online.

Kita tunggu saja ya!

Site Footer